http://ift.tt/1fMAEAe http://ift.tt/1fMAEAehttp://ift.tt/1fMAEAe

Jenuh dengan kehidupan perkotaan yang macet dan membuat stress? Ingin melarikan diri sejenak dari keramaian kota dan mencari ketenangan di tengah suasana alam? Atau sekedar ingin mencari tempat sejuk saat musim panas tiba? Jika kalian berada di Jepang, khususnya di Kyoto, ada cara mudah untuk mencari ketenangan di tengah suasana kota maupun mencari tempat yang sejuk, yaitu dengan makan di kawadoko.

3a image_140100624283_article

akakokko.blog.so-net.ne.jp

Dilansir dari TsunaguJapan (20/7/14), kawadoko merupakan sebutan untuk restoran yang didirikan tepat di atas sungai. Ya, kalian tak salah baca. Restoran jenis ini memang berada tepat di atas sungai. Sebuah lantai tambahan akan ditempatkan di atas sungai, setidaknya di pinggir sungai, sehingga pengunjung dapat menikmati suasana bersantap di tengah-tengah suasana alam. Secara harfiah. Bukan sekedar menikmati alam dari balik jendela restoran saja.

Kawadoko biasanya ditemukan di musim panas hingga musim gugur. Di Kyoto, jenis restoran ini biasanya tersedia mulai bulan Mei hingga September. Kyoto memiliki 3 tempat kawadoko populer: Kamogawa, Takao, dan Kibune. Ketiganya memiliki ciri khas tersendiri:

KAMOGAWA

Daerah ini merupakan daerah dengan kawadoko tertua karena sudah dimulai sejak periode Edo (1603-1868). Ciri khas kawadoko di tempat ini adalah terdapatnya beragam jenis restoran, mulai dari resto Prancis, Itali, Cina, lainnya, bahkan ada bar juga. Tak heran jika kawadoko di tempat ini populer untuk berbagai generasi dan berbagai selera kuliner.

Contoh restoran kawadoko di area ini:

Mameya-Genzo, restoran bergaya tradisional Kyoto. Populer dengan aneka bahan makanannya yang super segar.

Ikariya Shokudo, restoran Prancis dengan atmosfir Kyoto tua. Mengusung konsen “dari Kyoto untuk dunia”.

3e image_140100830788_article

ameblo.jp

KIBUNE

Daerah Kibune letaknya di pinggiran Kyoto, tepatnya di daerah pegunungan utara. Kawadoko di tempat ini dibangun sangat dekat dengan sungai, bahkan di atas sungai, sehingga wisatawan bisa merasakan percikan air sungai yang sejuk dan menyantap makanan ditemani dengan gemericik bunyi air.

3f image_140100886707_article

blogs.yahoo.co.jp

Contoh restoran kawadoko di area ini:

Kibune Beniya, restoran Jepang. Restoran ini menjual kaiseki ryori (kuliner haute couture ala Jepang), dan memiliki tempat duduk berkapasitas 200 orang. Saking dekatnya resto ini di atas sungai, kalian dapat merendam kaki di sungai sambil bersantap.

3g image_140100950247_article

kibune-beniya.jp

Hirobun, restoran Jepang. Resto ini dibangun tepat di dekat sebuah air terjun kecil, sehingga para tamu dapat menikmati keindahan air terjun sambil makan. Resto ini terkenal memiliki kuliner serba ikan yang lezat, dan populer dengan nagashi soumen-nya (mie yang dialirkan melalui bambu).

3h image_140100992254_article

hirobun.co.jp

TAKAO

Area ini terletak satu jam perjalanan dari pusat Kyoto. Tempatnya sejuk dan masih sangat alami, sehingga di musim panas banyak kunang-kunang bermunculan. Satu poin tambahan, Takao ini populer juga dengan geisha-nya.

Contoh restoran kawadoko di area ini:

Kinsuitei, hotel dan restoran bergaya Jepang. Kawadoko di tempat ini berbentuk teras yang hanya dibuka pada bulan Mei-September. Paling mantap menikmati kawadoko di malam hari sambil melihat kunang-kunang di atas sungai, dan semakin lengkap jika sekaligus menginap di hotel ini.

Momiji-ya, restoran Jepang. Resto ini populer dengan aneka pertunjukan maiko-nya (geisha magang) yang akan menghibur para tamu saat santap malam.

3k image_140153315999_article

tamaken2.seesaa.net

The post Mengenal “kawadoko”, restoran di tepi/atas sungai di Jepang appeared first on Japanese Station.

Advertisements